Ada Lebih Dari yang Terlihat
Ada Lebih Dari yang Terlihat Libur sekolah yang tak panjang, hanya seminggu. Namun cukup untuk jeda dari hiruk pikuk tugas. Pertengahan bulan Juni, aku bertekad untuk menulis setiap hari. Dan ingin aktif mempublikasikannya ke Medium atau blog. Namun banyak tulisan selalu berakhir di buku diary atau draft jurnal harianku. Bahkan numpuk di list bank ideku. Aku belum percaya diri mempublikasikannya ke Medium atau blog, kendati tak ada yang membaca. Entah mengapa, aku lebih konsisten membaca tulisan-tulisan di Medium. Belum untuk mempublikasikan tulisan. Aku masih harus belajar menyajikan tulisan yang layak dibaca orang lain. Tiga hari di awal masa libur, Alhamdulillah aku bisa setiap pagi menulis jurnal. Aku niatkan untuk mengurai pikiran dan perasaan yang saat itu memang lagi dihadapkan masalah hingga membuatku overthinking sepanjang hari. Dan menulis memang ampuh untuk meredakan keruwetan pikiran dan perasaanku saat itu. Namun aku tak pernah terpikirkan untuk mempublikasikannya ke ...