Pagi dan hati yang sunyi
Pagi sunyi kuhampiri Dengan hati yang sunyi pula Di saat tak ada yang menyapanya Kami bersua Saling memeluk dingin Saling membiarkan angin lembut memecah hening Angin lembut pelan menyentuh kulitku Perlahan melirihkan teriakan kepalaku Perlahan melunakkan keluhku Perlahan melembutkan hatiku Yang kadang bergemuruh, luluh, dan rapuh Kadang pula kukuh dan tumbuh Sesekali cicitan burung-burung menemani Sesekali daun-daun jatuh menghampiri Memeriahkan kesunyian Merayakan keheningan Pagi sunyi kutemani Dengan hati yang damai Di saat tak ada yang menyapanya Kami bersua Aku terdiam Bergumul dengan kehidupan Menerima keadaan Melepas keriuhan Angin lembut pelan menyibak kain kerudungku Perlahan menyingkap pikiranku Perlahan membuka rasaku Yang kadang bergemuruh kadang kukuh Dan aku tahu, bahwa aku sedang tumbuh Bersama burung-burung yang mulai terbang dan daun-daun jatuh yang berserakan Aku terdiam Sambil merapalkan doa Agar jiwa ini tetap ada Agar hati ini...