Waktu Terasa Cepat Sekali

 

Dokumentasi Pribadi


Sore yang cerah
Aku sengaja tak ingin segera pulang ke rumah
Aku duduk sendiri di gazebo sekolah
Membiarkan angin lembut menerpa wajah
Mengamati burung gereja yang terbang dan hinggap di segala arah
Mengamati dedaunan yang bergoyang dengan riangnya
Mengamati tupai yang melompat dengan girangnya
Mendengarkan paduan suara alam yang indah
Suara angin, pohon, burung, hati, dan kepala


Mataku terpejam
Ku hirup udara dalam-dalam
Dan menghembuskannya perlahan
Benar-benar hadir dalam momen masa kini
Benar-benar menyadari keberadaan diri
Benar-benar terasa damai

Langkah suara kaki membuat aku segera membuka mata
Dan sapaan kawan membuyarkan keheninganku
Aku tak terganggu
Aku hanya tahu bahwa kehadirannya adalah tanda aku perlu menyudahi asyiknya dengan diri
Aku sambut ia dan kita duduk bersama
Ngobrol tentang sekolah
Ngobrol tentang keresahan diri
Dan sampai di topik kita berbicara tentang waktu

"Waktu terasa cepat sekali", ucapnya
Dan aku tanpa ragu mengiyakannya
Rasanya baru saja masih pagi, kok ternyata sudah sore aja
Rasanya baru awal pekan, kok sudah akhir pekan saja
Rasanya baru bulan Januari, kok sudah Februari saja
Rasanya baru saja tahun 2025, kok sudah 2026 saja

Rutinitas berjalan sebagaimana mestinya
Dengan segala emosi yang selalu menyertainya
Aku dan kawanku terlalu asyik mengoarkan kata-kata
Membahas topik-topik kehidupan
Hingga obrolan kita sampai pada kesimpulan
Waktu tak bisa kita kendalikan, yang bisa kita kendalikan adalah rasa dan sikap diri kita terhadapnya
Kita hanya perlu hadir dan sadar penuh untuk setiap momen yang ada
Terus mengusahakan bagaimana caranya waktu tak terlewati sia-sia
Menikmatinya, bukan terlena
Mau waktu terasa cepat atau lambat

Waktu tak membiarkan aku dan kawanku berlama-lama membicarakannya
Dia menunjukkan senjanya
Dan itu tanda bahwa aku harus menyudahi obrolan
Kawanku juga sepakat kita berhenti membicarakan waktu
Karena kita tahu bahwa waktu akan terus berlalu
Bersama rasa, bersama asa

Aku pulang
Sesampainya di rumah, aku langsung merebahkan diri di atas kasur
Aku tatap langit-langit, terngiang momen bersama kawanku di gazebo tadi
Dan kemudian membatin lagi
"Waktu terasa cepat sekali"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menemukan Teman dan Klub Baca Buku

Agustusan Tidak Sekedar Lomba

Cita-Cita Tak Pernah Mempersoalkan Usia