Silaturahmi Itu Soal Kehadiran
Hari raya Idulfitri seringkali jadi momen yang istimewa untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga besar. Momen di mana kita dianjurkan untuk saling meminta dan memberi maaf. Momen untuk kembali fitrah, kembali suci. Itu mengapa kita perlu yang namanya silaturahmi. “ Rasul saw. Bersabda: “barangsiapa yang ingin berusia panjang hendaknya menyambung kasih sayang (silaturrahmi).” (Bukhari IV/49, Syirkah Ma’arif, Bandung). Hadis itu kubaca saat mengkhatamkan bacaan al-Quran di terakhir bulan Ramadan. Hadis itu membuatku tersadar bahwa silaturahmi tidak perlu kuhindari hanya karena khawatir dicecar basa-basi pertanyaan tentang capaian. Saya hanya perlu meniatkan bahwa silaturahmi untuk hadir menyambung dan merawat hubungan kekeluargaan. Untuk saling meminta dan memberi maaf. Hal itu diperkuat lagi ketika saya benar-benar menyimak khutbah salat Idulfitri yang intinya kita sebagai mukmin sudah sepatutnya memberi maaf, menyambung kasih sayang, dan berbagi rezeki ke orang lain....