Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Langit Malam Ini

Gambar
Gambar dari 'X' Akhir April ini langit malam sudah mulai sering bercahaya Bulan terang dan bintang gemintang bertebaran cerah Sesekali kelap kelip lampu pesawat yang lewat ikut menghiasinya Dan aku menatapnya sambil menerbangkan asa Pemandangan itu seakan menjadi pelipur di tengah gerahnya cuaca Di tengah pikiran yang terus bergelayutan  Di tengah perasaan yang kadang naik turun tidak pasti Di tengah langkah yang belum selesai Mari sejenak jeda Hadir dengan diri sendiri dan menyadari bahwa hari ini adalah anugerah Tak harus ada yang sangat istimewa, tapi hari berjalan seperti biasa pun sudah sangat berharga Teruslah percaya, meskipun terasa lebih lambat dari yang diharapkan Bumi, 26 April 2026

Dear April

Gambar
  Dokumentasi pribadi Dear April Orang-orang mengatakan kau akan kemarau panjang aku sempat tak siap menyambutmu tapi kau juga yang kunanti untuk menggenapi usia ini Dear April Kala itu rasanya kau datang begitu saja tanpa memberi aba-aba aku belum sepenuhnya siap bersua aku masih ingin menikmati gemericik bulan sebelumnya Dear April Adakalanya panasmu membuatku senang dengan semilir angin yang datang adakalanya panasmu membuatku mengeluh panjang tapi aku merasa tenang saat kutahu kau masih merayu hujan untuk datang sembunyi-sembunyi memecah tengah malam yang sunyi Dear April Kau rajin sekali membuatkan rentetan target yang harus kuselesaikan seakan kau tak ingin membiarkanku hanya larut dalam kekalutan kau tak peduli aku masih sendirian kau terus sodorkan harapan-harapan Dear April Kau tahu aku mudah bahagia saat hujan datang tanpa ragu aku terus merapalkan doa sebanyak-banyaknya dengan polosnya menengadahkan tangan menampung tetesan air yang tumpah sambil membayangkan musim semi ...

Berharganya Perempuan Diberi Kesempatan Memilih

Gambar
Reviu Sebuah Novel berjudul ‘Midah Simanis Bergigi Emas’ karya Pramoedya Ananta Toer Dokumentasi pribadi Aku tidak bisa membayangkan menjadi perempuan yang hidup pada masa tahun 1950-an seperti Midah. Dia anak perempuan yang diceritakan dari keluarga yang terpandang dan taat beragama. Namun saat dewasa dia justru terhempas di tengah kerasnya hidup kota Jakarta sebagai penyanyi dan wanita bayaran. Hal itu bermula karena Midah tak diberi kesempatan memilih jalan hidupnya, tak diberi ruang untuk menyuarakan kata hatinya di dalam rumah. Midah dewasa merasa terasingkan di tengah keluarga dan haus akan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya yang pernah ia dapatkan pada masa kecilnya. Saat sudah menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya dan sedang hamil berat, Midah justru berani untuk keluar dari keterkungkungan dan memilih jalan kebebasan mengikuti kata hatinya, meski rintangan besar harus dihadapinya.   Akhir-akhir ini aku lebih sering membaca novel. Ketika aku menjelaja...