Aku Pulang
Kalau sudah sampai, kabarin ya . ‘Aku pulang’, dua kata itu mungkin terdengar sederhana, tapi akhir-akhir ini dua kata itu lebih terasa berharga, dan bersyukur ketika bisa mengatakannya saat sampai di rumah setelah perjalanan pulang dari rutinitas bekerja. Sejak Selasa 28 April, aku seringkali dibuat menangis berita tentang korban KRL di Bekasi Timur yang kulihat di media sosial. Dan Jumat pagi ini aku melihat berita korban ke 16 yang meninggal dunia. Sosok ayah dan ibu yang menanggung duka atas kepergian anak-anak perempuannya membuatku ikut merasakan sedihnya kehilangan. Orang tua yang setiap hari tanpa kata-kata menanti kepulangan anaknya dengan selamat dan berharap bisa bersua kembali dengan keluarga, kini harus menerima kenyataan bahwa sang anak kembali tanpa nyawa. Mungkin karena sama-sama perempuan yang berjuang menjalani rutinitas pulang pergi untuk berkarir, aku ikut merasa kehilangan mereka seperti kehilangan teman sendiri. Aku tak sama dengan mereka yang harus pergi ...