Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

INDONESIA?

INDONESIA?  Indah nian alam dan budayamu Nuansa perbedaan memang kental Dari sabang sampai merauke Orang-orang berkulit cerah atau gelap Namun tetap satu jua Emas dan mutiara Selalu tersimpan dalam kekayaan alam dan hati Impian dan harapan generasi bangsa untuk terus maju Akan selalu terpatri jua SALAM MERDEKA INDONESIAKU... Sarang, 17 Agustus 2020

Kisah Bendera di Depan Rumah

Kisah Bendera di Depan Rumah  Oleh : Siti Rodliyah Malam itu aku terbetik dalam hati untuk pulang. Kukemas sedikit demi sedikit barangku seperti baju dan buku di dalam tas. Guratan wajah tua itu tak henti-henti bergelayut di kepala. Entah kenapa?  Karena rindu yang lama terpendam dan menumpuk, atau karena cinta yang tak terucapkan sekian lama.  Aku melihat layar handphone yang tampak ada panggilan masuk, kuangkat dan suara laki-laki muda dari jauh menyapaku ramah, menanyakan kabar dan menyuruhku pulang, meski sejenak.  Tanpa berpikir panjang, aku mengiyakan. Besok. Aku akan pulang.  Esok harinya.  Di pinggir jalan raya yang bising,  aku mencoba menghentikan bus dengan lambaian tanganku. Bus terhenti dan melaju tanpa ragu setelah aku masuk.  Sekian menit lewat begitu saja, dan tahu-tahu aku sudah berada dalam rumah yang tak asing lagi. Kutemui kepala anak kecil sedang menikmati empuknya bantal. Aku tersenyum melihat si mungil itu tertidur pulas. Da...

Menulis Puisi

_Menulis Puisi_ Duh, lama ku tak benar-benar membaca dan menulis Sedangkan di sana Rindu semakin menumpuk Hingga dada lupa merasa sesak  Namun, pikiran penuh Hingga ingin tumpah dan muntah Lewat tinta Hanya saja, waktu terus menerobos Hilangkan jejak-jejak ide Inginku perlahan juga pudar Teralihkan wajah-wajah di bayangan Jangan salahkan kesibukan Dia tak tahu apa-apa Kau yang tak cukup pandai Memasak beras jadi nasi Dan selalu meniup api kecil Yang kadang sudah tersulut menyala Salam untuk diri Lekas perlahan berlari Sebelum detik jarum jam berhenti Dan jangan lupa Damaikan hati *Sarang, 11 Agustus 2020* ( Kadang juga ada hal-hal yang terlalu susah untuk diurai dan bisa dipahami hanya lewat puisi. -Najelaa Shihab-) ( Menulis membuat banyak hal yang semula susah diraba, menjadi lebih nyata. Di sisi lain, kata juga membuat banyak hal yang semula mudah dilupa, menjadi abadi di benak penulisnya.  Membaca bisa menjadi jendela ke petualangan menegangkan yang terjadi di luar lingkar...