Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Hai.. Kau..

Gambar
  Hai..  Kau masih sendiri.. Meratapi hari-hari.. Hingga bahagia tersembunyi.. Dan kesedihan menyelimuti... Hai.. Kau masih saja sendiri.. Merenungi yang terjadi.. Tak hentinya merintih.. Membuat lelah hati... Cukup... Sudah cukup kau terlukai.. Oleh prasangka-prasangka diri.. Jangan sayat lagi.. Tubuh yang layak untuk berlari.. Cukup.. Kau cukup hebat lewati ini.. Tak perlu ada yang disesali.. Karena yang lalu tak kembali.. Dan masa depan tak bisa dikendali.. Ayo.. Bangkit sajalah.. Dari keterpurukan yang kau cipta.. Dan terima yang di depan mata.. Ayo.. Pupuk harapan yang indah.. Dan temani dengan doa-doa.. Serta aksi yang nyata.. Apapun yang terjadi.. Kau harus berjuang dan bertahan.. Semoga bisa dinikmati hidup ini dengan sabar, syukur dan cinta dalam sanubari.. Aku ingin akhiri.. Dengan belajar dari peristiwa yang terjadi.. Saat ini..  Dan Allah, kupasrahkan diri.. Bulu, 24 November 2020

Si Empat Kupu-Kupu Yang Cantik

Gambar
  Di sebuah taman bunga yang indah nan luas, ada banyak jenis kupu-kupu terbang dengan riang mengelilingi di setiap sudut taman itu. beraneka ragam bunga mereka jelajahi. Mereka hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. Para kupu-kupu itu dengan rukunnya saling bercengkerama. Di taman itu, selain ada kupu-kupu yang menikmati suguhan keindahan bunga, ada juga anak-anak kecil bermain di area taman bunga bersama para keluarganya yang sedang piknik. Anak-anak kecil banyak yang berlari-lari mengejar kupu-kupu. Sehingga banyak kupu-kupu yang harus lekas terbang karena kaget. Bahkan tak sedikit kupu-kupu yang tertangkap oleh anak-anak kecil tersebut. Meski mereka melepaskan kembali kupu-kupu, namun itu hal yang tidak mengenakkan bagi kupu-kupu, apalagi jika sayap kupu-kupu terluka. Selagi anak-anak kecil bermain lari-larian dan menangkap kupu-kupu, para orang dewasa justru terlihat lebih santai. Mereka hanya menikmati pemandangan bunga dan kupu-kupu sambil memotret ke sana ke mari. Ya, ...

Pelaut Tegar dan Si Anak Lumba-Lumba

Gambar
 Pelaut Tegar dan Si Anak Lumba-lumba Karya : Siti Rodliyah Suatu pagi di perkampungan nelayan, ada anak laki-laki kurus bernama Tegar berlari menyusuri pasir pantai. Tegar tidak mau ketinggalan perahu pamannya. Setiap libur sekolah, Tegar selalu ikut pamannya untuk pergi ke laut mencari ikan. Suara mesin perahu terdengar semakin keras, Tegar tambah bersemangat untuk berlari menuju ke perahu pamannya.  Setibanya di tepi laut, Tegar melihat pamannya sudah siap meluncurkan perahu. Tegar berteriak kepada pamannya, “Paman, paman, tunggu aku!”. Paman Tegar menoleh dan berhenti seketika untuk menunggu Tegar naik ke perahu.  “Ayo cepat Tegar, paman sudah siap berangkat,” teriak paman Tegar.  Tegar langsung menceburkan diri di air laut dan naik perahu. Setelah itu perahu paman Tegar meluncur menuju ke laut yang luas.  Perahu terus meluncur mengarungi lautan yang sangat luas, angin berhembus semakin kencang, suara mesin perahu terdengar sangat keras. Tegar dan pamannya m...

Pertunjukan Dini Hari

Gambar
 

Bougenville

Gambar
 Bougenville Kau selalu tampak berbunga Kau selalu mekar indah Tak pernah kudapati dirimu layu Apalagi semua bergugur jatuh Selalu ada yang bertahan Menemani tangkai dan dahan Sepertinya kau tak kenal musim Terik dan hujan, sama saja bagimu Bungamu tak henti hiasi hari Meski setiap waktu Angin perlahan menerbangkanmu Hingga kau terkapar di halaman dan tersapu Bulu, 8 November 2020