Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Takut dan Harapan

Takut dan Harapan Ragaku kuat dan tegak berdiri Lantang berjalan ke sana kemari Mata dan telinga normal menangkap informasi Dan tangan masih terampil menulis puisi Namun hati diliputi rasa takut Pikiran terus bergelayut Berkecamuk merenungkan keadaan Yang membuat jiwa terasa mencekam Bukan... Bukan hanya takut menyebarnya virus korona Dan karena melihat laba-laba Takut yang menyergap dada Semakin dalam saat melihat situasi dunia Naif, bukan? Kuakui memang takut Hingga timbul resah dan khawatir yang akut Keyakinanlah di sini yang berperan penting Untuk bertahan dalam situasi genting Manusia dibekali akal pikiran, kan? Dan hati yang penuh rasa Tak boleh berhenti dan menyerah Terus bergerak mencari cara Saya ingat perkataan... Manusia adalah makhluk yang paling mudah beradaptasi Meski itu merusak bumi Demi solusi mempertahankan hidup ini Allahu Robbi... Maha Pengasih... Aku sedang menghibur diri Dengan membaca apa itu makna cinta Namun, rasa yang amat...

Memahami Sirah Nabi Muhammad Saw. dengan cara berbeda

Memahami Sirah Nabi Muhammad Saw. dengan cara berbeda ( Review buku 'Pengikat Surga' Karya Hisani Bent Soe) Oleh : Siti Rodliyah Ramadhan tahun ini kalau dikatakan berbeda, ya memang berbeda.  Sangat mencolok berbeda karena aktivitas di rumah lebih panjang dari biasanya. Bahkan sebelum ramadhan sudah di rumah karena masa masa pandemi.  Angan yang dulu pernah terbesit di pikiran tentang betapa alangkah menyenangkannya kegiatan di rumah, ternyata tak melulu seperti itu. Akan sangat bosan dan gabut jika tak ada target yang harus dicapai. Ya, selain urusan pekerjaan yang utama, tentu target pribadi sangat memicu semangat lebih.  Tak salah jika saya di rumah aja meraih buku yang berjudul "Pengikat Surga" untuk target membacanya hingga khatam. Sejak dulu membelinya, saya masih ogah-ogahan menyentuhnya. Karena saya tahu ini novel berat, cerita tentang sejarah.  Di awal ramadhan, saya sudah punya rencana ingin membaca tentang kisah sirah Nabi Muhammad Saw.,...

Tentang Rasa Dalam Balutan Puisi

_Fall in Love_ Awalnya hampa... Tak kunjung merasakan cinta Merasa kian semakin dewasa Dan hampa semakin menggema Di ruang dada... Waktu semakin menjawab Bahwa saat ini cintaku untuk anak-anak Aku jatuh cinta dengan anak-anak Ke sekian kalinya... Waktu semakin menjawab Bahwa hatiku juga mencari cinta Benar-benar cinta Untuk sang pencipta... ??? Atau makhluk yang tercipta... ??? I Believe in me... Sarang, 4 September 2019 _Waktu Berlalu, Kehidupan Bergerak_ Satu bulan telah berlalu... datanglah bulan baru 1440 H pergi... 1441 H datang menghampiri Tempat kembaliku masih sama Tempat aktivitasku tak berubah ( Pondok dan sekolah) Kawan-kawanku bertambah Anak-anak di sekitarku juga kian berbeda Sesekali masih tandang ke rumah Untuk memastikan bapak dan kakak bisa tertawa Kakiku semakin banyak langkah Dan pengalaman terus terangkai di kepala Terus berusaha menjalani hidup yang bermakna Meski sering juga membuang waktu sia-sia Aku hanya ingin terus bersyuku...