Takut dan Harapan
Takut dan Harapan Ragaku kuat dan tegak berdiri Lantang berjalan ke sana kemari Mata dan telinga normal menangkap informasi Dan tangan masih terampil menulis puisi Namun hati diliputi rasa takut Pikiran terus bergelayut Berkecamuk merenungkan keadaan Yang membuat jiwa terasa mencekam Bukan... Bukan hanya takut menyebarnya virus korona Dan karena melihat laba-laba Takut yang menyergap dada Semakin dalam saat melihat situasi dunia Naif, bukan? Kuakui memang takut Hingga timbul resah dan khawatir yang akut Keyakinanlah di sini yang berperan penting Untuk bertahan dalam situasi genting Manusia dibekali akal pikiran, kan? Dan hati yang penuh rasa Tak boleh berhenti dan menyerah Terus bergerak mencari cara Saya ingat perkataan... Manusia adalah makhluk yang paling mudah beradaptasi Meski itu merusak bumi Demi solusi mempertahankan hidup ini Allahu Robbi... Maha Pengasih... Aku sedang menghibur diri Dengan membaca apa itu makna cinta Namun, rasa yang amat...