Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Hanya Ingin Bersyukur

 Hanya Ingin Bersyukur Hari terus berganti. Alhamdulillah, Allah telah memberiku hidup lagi. Tengah malam, namun nama hari sudah beralih dari Senin ke Selasa. Sayup-sayup aku membuka mata. Aku terbangun dan tersadar karena mendengar suara. Suara dari speaker musholla. Suara yang terdengar berat mengabarkan bahwa ke sekian kali ada keluarga yang berduka. Suara yang mengabarkan bahwa ada manusia lagi yang meninggalkan dunia. Suara yang mengabarkan para orang-orang tua di sekitar rumah mulai perlahan meninggalkan keluarga selamanya. Mulai meninggalkan para tetangga. Mulai berpulang menuju ke alam yang berbeda. Aku tahu kematian tak mengenal usia. Mau masih kanak-kanak, beranjak belia, saat dewasa, maupun sudah tua renta. Dia bisa datang dan dialami kapan saja. Itu memang sudah menjadi rahasia. Itu mengapa, selama masih diberi nikmat hidup dalam raga, di alam dunia, menghirup udara, menikmati semesta, sebagai hamba aku sadar harus lebih banyak syukurnya. Dengan melakukan kebaikan-k...

Aku Fokus Mendengar(kan) Suara Sekitar

  Masa depan seperti lembar putih yang kosong, ia bisa ditulis dengan cerita apapun tergantung penulisnya. Namun ketika sudah tertulis, itu menjadi sebuah sejarah hidup yang bisa dibaca kembali.   #AKU MENDENGAR Aku terbangun di pagi pertengahan bulan April ini. Pagi yang mungkin terlalu dini untuk memulai hari. Namun, ketika pertama kali kudapati diriku tersadar dari lelapnya tidur, aku menyadari penuh apa yang kudengar. Bukan apa yang kulihat. Aku mendengar deru ombak dari kejauhan. Aku mendengar desiran angin yang kencang. Aku mendengar rintikan gerimis yang pelan menjatuhi genteng-genteng rumah. Aku mendengar deru mesin kendaraan silih berganti. Aku mendengar cicitan burung tetangga dan burung-burung yang bertengger di atas kabel saling bersahutan. Aku mendengar suara kokok ayam. Aku mendengar mesin-mesin perahu melaju dari kejauhan dan semakin menjauh. Aku mendengar suara spatula dan wajan beradu mengaduk sesuatu yang menghasilkan aroma sedap. Aku mend...

Orang Tua yang Hobi Duduk di Teras Rumah

Gambar
  Orang Tua yang Hobi Duduk di Teras Rumah Entah itu tepat dikatakan hobi atau tidak, tapi sejauh pengamatanku banyak sekali para orang tua (yang sudah lanjut usia) yang menghabiskan waktunya duduk di teras rumah. Ini berdasarkan apa yang saya amati di lingkungan saya. Entah sejak kapan saya suka mengamati rumah-rumah setiap kali melakukan perjalanan. Entah itu mengendarai motor, naik bis, naik mobil, atau berjalan kaki. Saya suka mengamati bagian depan rumah-rumah yang sepanjang saya lewati. Terutama bagian terasnya. Bukan membandingkan bagus tidaknya, tapi lebih ke mengamati suasananya. Bicara rumah, dari teras depannya saja sudah banyak sekali memperlihatkan kisah penghuninya, apalagi bagian dalamnya. Rumah, memang tempat pulang. Entah sementara atau selamanya. Setiap kali pulang dari mengajar, seringkali pada sore hari, saya selalu mendapati bapakku duduk di kursi yang ada di teras depan rumah. Saya selalu disambut bapak dengan ekspresinya yang sama setiap hari. Senyumnya...

Momen Idul Fitri yang Cepat Berlalu

  Momen Idul Fitri yang Cepat Berlalu Tuh kan, waktu melesat lagi. Waktu tak kurang dari 24 jam setiap hari, tapi tetap saja momen lebaran yang rasanya baru saja kemarin dirayakan bersama keluarga besar ternyata sudah berhari-hari yang lalu. Saudara-saudara sudah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Kini saya kembali sendiri lagi beraktivitas seperti biasanya di rumah. Masih ada sisa hari libur sebelum benar-benar kembali mengajar, dan hati saya terketuk untuk menyapa kembali laptop yang lama tersudutkan di antara tumpukan buku. Ya, dan akhirnya saya ingin menulis lagi. Selepas sholat maghrib, seperti biasa saya membaca al-Quran. Saya melanjutkan membaca juz 30 yang tadinya target khatam di bulan Ramadhan, namun tak terealisasi karena ada halangan. Salah satu kebiasaan saya setiap kali membaca ayat al-Quran, saya usahakan juga membaca terjemahnya supaya lebih memahami makna ayatnya. Saat saya membaca sampai di surah al-Insyiqaq ada hadis penjelas tentang silaturahmi. Begini...