Catatan Singkat Tahun 2020 part 2
Dear Maret..
Di nuansa malam yang hujan
Yang semakin larut, dingin semakin mencekam
Terkenanglah wajah-wajah gembira
Berjalan-jalan dengan riang ceria
Menikmati kebersamaan dengan murid-murid dan para walinya
Berpetualang dengan riset yang terencana
Menggoreskan pengalaman belajar yang berkesan
Melukiskan proses belajar yang bermakna
Hai Maret.. di tahun 2020
Aku mulai berani menjalin kerjasama
Dengan para wali anak-anak
Untuk melangkah dalam satu visi yang berarti
Tapi....
Kau Maret...Cukup mengguncang Indonesia
Dengan fakta pandemi
Hingga kebersamaanku dengan anak-anak dipaksa berhenti
Dan aku belajar menerka-nerka keadaan karena berita-berita
And dear April
Pandemi mulai beraksi
Aku memutuskan waspada di rumah saja
Meski masih merasa masih aman terkendali
Kau April, selalu menjadi bulan spesial bagiku
Karena ada satu hari di mana angka usiaku bertambah
Semakin dewasa, semakin ada tantangan yang berbeda-beda
Apalagi masa pandemi yang tak tahu arahnya
Yang membuat sekolah tutup dan pembelajaran tak ada tatap muka
Benar-benar pengalaman baru untuk dunia
Dan cukup membuatku lelah
Namun, tak ada kata putus asa
Karena aku juga belajar dari banyak orang yang bertahan dengan terus mencari cara...
Hingga hampir habis kau April..
Ramadan tiba..
Yang saya dan banyak orang kira, akan berhenti masa pandemi di bulan suci
Meski hanya dugaan tak pasti, nyatanya pandemi menyelimuti
Namun, Ramadan tetap berjalan seperti biasa dan masih banyak yang berbahagia..


Komentar