the power of dream



The Power of Dream
Oleh : S_R
Mimpi di sini bukanlah mimpi bunga tidur atau kejadian yang terjadi dalam tidur. Mimpi di sini adalah harapan, cita-cita, target, dan imajinasi. Secara umum mimpi adalah deskripsi abstraktif yang merefleksikan asa seseorang tentang suatu keadaan, baik yang belum maupun yang akan dialaminya. Banyak manusia memahami arti mimpi dengan berbagai jenis. Mimpi yang muncul oleh daya cipta kita diolah menjadi rumusan imajinasi, dan imajinasi itu dibawa ke dalam dunia realitas. Imajinasi, harapan, cita-cita dan mimpi merupakan semacam visi yang berusaha mengarungi cakrawala luas. Dengan demikian imajinasi atau semacamnya bukan sekedar impian atau khayalan kosong. Mimpi harus dibedakan dengan fantasi, halusinasi, atau lamunan yang hampa. Mimpi, harapan dan cita-cita mempunyai visi dan orientasi serta lebih banyak dilakukan secara sadar.
Kekuatan mimpi, harapan, cita-cita dan imajinasi banyak mempengaruhi aktivitas hari-hari kita. Dengan dorongan harapan, cita-cita dan mimpi akan kesuksesan di masa depan, kegiatan atau agenda  kita akan lebih teratur dan tertata dan jauh dari menyia-nyiakan waktu. karena dengan kekuatan mimpi, harapan, cita-cita kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menggapainya. Masa depan adalah sesuatu yang secara kasat mata belum terjadi. Namun, ia sudah begitu nyata dan eksis dalam pikiran. Seseorang bisa saja mempunyai atas perencanaan masa depan. Ia menggambarkan masa depannya sedemikian rupa, dan itu semua adalah kerja harapan, cita-cita dan mimpi.
Contoh sederhana, kita bisa membuktikan sendiri di depan laptop kita dengan pikiran kosong. Buatlah sedemikian rupa sehingga tidak ada bayangan, imajinasi, kehendak atau pun lintasan pikiran untuk menulis. Apa yang terjadi?? Kita tidak akan menghasilkan tulisan. Kita hanya akan menatap kosong layar laptop. Karena dengan ide kita akan terdorong untuk melakukan apa yang sesuai kita harapkan.
Banyak tokoh-tokoh besar yang sukses karena menaruh harapan, cita-cita dan mimpi untuk dijadikan motivasi dalam menjalani hidupnya. Tidak hanya kesuksesan untuk masa depan di dunia, tapi para ulama terdahulu juga sangat menaruh harapan, cita-cita dan mimpi dalam menjalankan amal-amal untuk kebahagiaan masa depan di akhirat kelak.
Ada sebuah syair yang mengatakan:
الطير يطير بجناحيه   والإنسان يطير بلآمل
Burung terbang dengan kedua sayapnya, manusia terbang dengan mimpi-mimpinya.
Selepas itu, kita sebagai manusia hanya berkewajiban untuk berusaha dan mengupayakan apa yang seharusnya kita usahakan. Kekuatan mimpi, harapan dan cita-cita hanyalah sebuah motivasi untuk melasanakan kewajiban-kewajiban kita dan melakukan agenda untuk menggapai impian kita. Harapan sangat pengaruh dengan realitas, karena Allah pun telah menyatakan bahwa Allah sesuai dengan prasangka hambaNya. Dalam Al-Qur’an telah disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 286:
Ÿw ß#Ïk=s3ムª!$# $²¡øÿtR žwÎ) $ygyèóãr 4 $ygs9 $tB ôMt6|¡x. $pköŽn=tãur $tB ôMt6|¡tFø.$# 3 $oY­/u Ÿw !$tRõÏ{#xsè? bÎ) !$uZŠÅ¡®S ÷rr& $tRù'sÜ÷zr& 4 $oY­/u Ÿwur ö@ÏJóss? !$uZøŠn=tã #\ô¹Î) $yJx. ¼çmtFù=yJym n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB $uZÎ=ö6s% 4 $uZ­/u Ÿwur $oYù=ÏdJysè? $tB Ÿw sps%$sÛ $oYs9 ¾ÏmÎ/ ( ß#ôã$#ur $¨Ytã öÏÿøî$#ur $oYs9 !$uZôJymö$#ur 4 |MRr& $uZ9s9öqtB $tRöÝÁR$$sù n?tã ÏQöqs)ø9$# šúï͍Ïÿ»x6ø9$# ÇËÑÏÈ  
286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."
Firman Allah di atas menunjukkan bahwa usaha itu sangat penting, usaha tak akan terealisasikan tanpa adanya kehendak, mimpi, harapan, cita-cita, dan target yang kita buat. Pada intinya, semua kehidupan adalah ketentuan Allah, masa depan telah diatur oleh Allah. Namun, dengan kekuatan mimpi kita bisa mengusahaknnya dengan baik dan maksimal untuk menggapai kebahagiaan masa depan. So, jangan takut bermimpi!! Jadikanlah mimpimu motivasi dalam hidupmu. sekian

Komentar

Anonim mengatakan…
tolong tulisannya dibenarkan agar menarik untuk dibaca,,,

Postingan populer dari blog ini

Menemukan Teman dan Klub Baca Buku

Agustusan Tidak Sekedar Lomba

Cita-Cita Tak Pernah Mempersoalkan Usia