Resensi "Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan
Resensi buku
Penulis : Siti Rodliyah
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG PENDIDIKAN
Judul buku : Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan
Penulis : Drs. Abidin Ibnu Rusn
Penerbit : Pustaka Pelajar
Kota terbit : Yogyakarta
Tahun terbit : 2009
Cetakan : ke 2
Tebal buku : xii+158
Resensi :
Buku yang berjudul Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan ini
ditulis oleh Drs.Abidin Ibnu Rusn. Buku ini bermula dari skripsi penulis pada
Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, setelah penulis mendapat saran dari
para pembaca naskah awalnya, penulis melakukan perbaikan dalam penulisan buku
ini. Sebagaimana yang tertera dalam judulnya, buku ini menyuguhkan pandangan
dan pemikiran Al-Ghazali terkait dengan dunia pendidikan.
Buku yang tergolong sederhana ini menyajikan dan mengungkap pemikiran
Al-Ghazali di bidang pendidikan lewat karya-karyanya. Melalui buku ini, Abidin
Ibnu Rusn berusaha menunjukkan pandangan dan pemikiran Al-Ghazali dengan
pemahaman yang utuh. Setelah pendahuluan, bab II dalam buku ini membahas pandangan
Al-Ghazali tentang manusia dan ilmu yang diawali dengan memaparkan latar
belakang Al-Ghazali. Perjalanan hidup Al-Ghazali diungkap secara singkat namun
jelas sampai Al-Ghazali menghasilkan karya-karya monumental dalam berbagai
disiplin ilmu. Beberapa karya Al-Ghazali diantaranya Al-Iqtishad fi al-I’tiqad,
Bidayatu al-Hidayah, Tafsiru al-Qur’an al-Karim, Fatikhatu al-Ulum, Kimia’ is
Sa’adah, dan masih banyak yang lainnya.
Pada bab III, Abidin Ibnu Rusn memaparkan pemikiran AL-Ghazali
tentang Pendidikan. Pada bab ini gambaran tentang pribadi Al-Ghazali secara
utuh diperoleh dengan mengkaji profesinya sebagai pendidik dan pemikirannya di
bidang pendidikan. Inti sari pemikiran Al-Ghazali tersebut dapat dikaji dari
salah satu karya monumentalnya yaitu Ihya Ulumuddin . Secara aktual,
konsep pendidikan Al-Ghazali berlandaskan pemikirannya terhadap manusia yang
memiliki fitrah tidak akan pernah berubah. Menurut Al-Ghazali tujuan pendidikan
sendiri yaitu pendekatan diri kepada Allah, yang dapat diperoleh setelah
mengetahui ilmu pengetahuan melalui pengajaran. Ada 4 bentuk pendidikan ala
Al-Ghazali, yakni pendidikan akal, agama, akhlak dan jasmani, dengan penekanan
pada pendidikan agama dan akhlak.
Pada bab IV, buku ini menyuguhkan pemahaman aktualisasi pemikiran
Al-Ghazali tentang pendidikan dalam dewasa ini. Awal pembahasan bab ini
menyebutkan beberapa problema pendidikan yang dialami masa kini, kemudian
dipaparkan terkait dengan sistem pendidikan Al-Ghazali yang dicita-citakan bagi
perbaikan sistem yang telah rusak. Pandangan Al-Ghazali terhadap ilmu merupakan
bukti pemaduan secara integral dari dua sistem pendidikan dewasa ini, sistem Islam
dan sekular.
Dalam penyuguhan isinya, pemaparan buku ini menggunakan bahasa dan
pembahasan yang sistematis, lugas, dan komunikatif sehingga pembaca mudah dalam
memahami isinya. Adapun pemaparan bab per babnya disuguhkan secara padat namun
cukup menjelaskan maksud dan tujuan tulisan, setiap judul yang diangkat dalam
sub babnya direlevansikan dengan argumen Al-Ghazali yang diambil dari beberapa
karyanya. Hal tersebut menjadikan kita sebagai pembaca langsung menangkap
pemikiran Al-Ghazali tentang dunia yang berkaitan dengan pendidikan.
Buku dengan tebal 158 halaman ini merupakan sebuah karya ilmiah
yang luar biasa. Namun, setiap karya tak lepas dari kata kekurangan. Walaupun
proses penulisannya telah melalui perbaikan-perbaikan hingga cetakan kedua. Dalam
penyajian pemikiran Al-Ghazali lewat perkataannya, jika diamati dalam buku ini tidak
mencantumkan perkataan Al-Ghazali dalam bahasa aslinya, hanya mencantumkan
terjemahannya. Selain itu juga banyak menyebutkan ayat al-Qur’an dan hadis yang
terjemahannya saja, tidak menyebutkan redaksi aslinya.
Buku ini baik dibaca oleh para pelajar, mahasiswa, pendidik, dan masyarakat
pada umumnya yang berkecimpung di dunia pendidikan. Buku ini baik juga
digunakan sebagai panduan para calon pendidik maupun pendidik yang ingin
menggerakkan pendidikan dewasa ini dalam tahap pengembangan dan kemajuan
kualitas pendidikan Islam. Selain itu, butuh kesadaran para pendidik, ilmuwan
maupun cendekiawan muslim akan tentangan-tantangan yang dihadapi dunia
pendidikan dewasa ini, salah satu cara untuk memperoleh hal tersebut yaitu
dengan memahami konsep pendidikan yang disuguhkan Al-Ghazali sebagai teolog,
filosuf, kritikus, sufi, dan juga ahli pendidikan dalam menjawab
tantangan-tantangan tersebut. Karena mengkaji pemikiran Al-Ghazali di bidang
pendidikan bagai membuka simpanan berharga umat Islam yang terbungkus rapat.
Komentar